Suroboyo Bus Bayarnya Pakai Sampah Plastik, Beneran?

p_20180621_111805981158138.jpg

Lima menit berlalu, tepat seperti orang-orang sampaikan, bus sepanjang 12 meter dengan billboard bertuliskan ‘Green Line’ akhirnya datang merapat. Sama seperti yang lainnya, saya perlu bergegas untuk masuk, jika tidak ingin menunggu lebih lama lagi. Lima hari di Kuala Lumpur, membuat saya terbiasa menaiki GoKL City Bus.

Lanjutkan membaca Suroboyo Bus Bayarnya Pakai Sampah Plastik, Beneran?

Iklan

Memandang Metari Ayun-Temayun di Ufuk Jombang

DSCF1752

Usai menunggu giliran, sepincuk nasi pecel akhirnya berhasil saya pegang. Saya amati saksama, tak ada yang berbeda dengan sajian pecel pada umumnya. Isinya nasi dan sayuran rebus yang sudah berlumur sambal kacang. Ada taoge, kacang panjang, daun singkong, kubis, juga kembang turi. Khusus nama terakhir, rasanya begitu lekat di memori.

Lanjutkan membaca Memandang Metari Ayun-Temayun di Ufuk Jombang

Membesuk Eyang Soekarno di Blitar

DSCF6064

“Ada yang tahu kapan negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia merdeka, anak-anak?”

Seperti biasa, Rusminiwati begitu semangat setiap kali mengajar sejarah. Ia adalah wali kelas kami. Di sekolah dasar (SD), para murid kelas empat biasa memanggilnya Bu Rus. Perempuan berusia 50 tahunan itu, cukup renta secara fisik, tetapi tidak untuk semangatnya.

Lanjutkan membaca Membesuk Eyang Soekarno di Blitar

Nikmatnya Pecel Tumpang Kediri di Jalan Dhoho

DSCF6172
Pecel Tumpang Kediri di Jalan Dhoho [Foto: © Iwan Tantomi]

Hujan yang turun sedari pagi sempat memutuskan asa saya untuk lanjut berjelajah. Diam menanti, sembari duduk di tangga beranda Masjid Agung sambil mengamati Alun-Alun Kediri yang tampak sepi. Tak ada lalu-lalang orang, akibat gemuruh guntur dan halilintar yang menggelegar. Hembusan angin yang kencang, sesekali turut membuat beberapa pohan di alun-alun bergoyang. Namun, hal itu sepertinya tak berlaku buat Glodokan Tiang.

Lanjutkan membaca Nikmatnya Pecel Tumpang Kediri di Jalan Dhoho

Hilangnya Purnama di Langit Ampera

2016_0914_07273400-01-01-1266441394.jpeg
Purnama di atas Ampera [Foto: Iwan Tantomi]

Valentine? Imlek? Ah, Februari memang selalu jadi bulan kenangan. Momen di mana kami akhirnya bisa bertemu. Bertatap muka langsung. Memadu kasih, dalam temaram lampu Ampera, serta gemercik debur ombak Sungai Musi yang tak pernah sepi.

Lanjutkan membaca Hilangnya Purnama di Langit Ampera