Akomadasi Tanpa Bintang


DSC03111
Akomodasi Tanpa Bintang – Daftar Menu [Hak Milik Foto: Iwan Tantomi]

Setelah mendarat dengan selamat, dapat tumpangan gratis dari bandara, saya benar-benar pasrah mau dibawa ke mana. Pokoknya manut sama yang tahu Bintan lebih dulu. Benar, mereka adalah teman yang saya kenal seketika itu juga di bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang dan langsung akrab! Kawan-kawan peserta SM-3T yang sudah saya jelaskan sebelumnya.

Lanjutkan membaca Akomadasi Tanpa Bintang

Ah, Bintan!


DSC03080
Ah, Bintan – Bangunan bekas terminal lama dan menara ATC Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang [Hak Milik Foto: Iwan Tantomi]

“Welcome to Raja Haji Fisabilillah International Airport”

Mendengar kru pesawat menyampaikan atensi tersebut, seketika dalam hati saya tersulut kata, “Sure???!”. Ini Nevada atau Bintan, begini amat? Bukan tanpa alasan, melihat dari jendela pesawat, ketika akan landing yang tampak hanya daratan merah bata, mirip atau mungkin lahan hasil pembukaan hutan sungguhan. Dari atas pesawat tampak pula ceruk kecil bekas galian yang terisi air genangan – yang saat dilihat dari dekat ternyata mirip sebuah danau. Ah, sudahlah, mungkin makna Internasional di sini agak berbeda dengan Internasional yang tersemat pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng. Yang penting, saya sudah mendarat dengan selamat di Bintan.

Lanjutkan membaca Ah, Bintan!

Minggu ke Tiga di Bulan Desember


DSC03064
Minggu ke Tiga di Bulan Desember [Hak Milik Foto: Iwan Tantomi]

Boleh dibilang hanya satu dari 5 orang yang tahu tentang Bintan, sebagian lagi pernah dengar tapi nggak tahu lokasinya dimana. Yang lebih parah, ada yang bilang Bintan itu di Indonesia Timur. Hallo? Geografi dapat berapa ding?

Lanjutkan membaca Minggu ke Tiga di Bulan Desember

[Bukan] Rawon Setan


Rawon Setan
[Bukan] Rawon Setan

Pernah nggak mendengar kalimat begini, “Kurang Lengkap Pergi Traveling Sebelum Mencicipi Kulinernya?” atau kalau nggak, yang mirip seperti itu. Asas ‘kurang lengkap’ tersebut ternyata saya alami setiap kali mengunjungi suatu tempat. Rasanya memang kurang mantap, jalan-jalan tanpa mencoba beragam kuliner khas daerahnya. Nggak terkecuali saat pergi ke Surabaya kemarin (14/11).

Lanjutkan membaca [Bukan] Rawon Setan

Trinity: Tokoh Idola Backpacker Sejati


Trinity 2
Trinity saat backpacking ke Kanada [Hak Milik Foto: Trinity Traveler]

Travel is not the destinaton, but the journey!

Kalimat itu saya temukan seusai membaca buku ‘The Naked Traveler’ tulisannya Trinity. Mulanya saya pikir buku tersebut nggak ubahnya buku traveling pada umumnya. Bercerita panjang lebar tentang beragam kisah perjalanan yang umum dikunjungi. Tapi, ada yang beda dengan buku ini. Hampir sebagian besar lokasi traveling yang diulas belum begitu populer, namun mampu membuat takjub setiap pembacanya. Bahkan, buku yang sampul warnanya ngejreng ini, sudah saya anggap serupa ensiklopedia, karena benar-benar memperbarui wawasan saya tentang tempat-tempat menarik, baik di Indonesia maupun seluruh dunia.

Lanjutkan membaca Trinity: Tokoh Idola Backpacker Sejati

“Panggil Saya Mbok Jum”


10
Ilustrasi Mbok Jum [Foto: Dewan Irawan/500px.com]

Ada yang bilang kerja sesuai passion itu tak begitu terasa. Sampai-sampai berangkat pagi pulang malam sudah menjadi hal yang biasa. Mungkin itulah yang saya rasakan. Sejak berkarir di dunia tulis-menulis, serasa melakukan hobi yang digaji. Apalagi jika suasana kantornya begitu nyaman dan rekan-rekan kerja juga begitu menyenangkan. Disuruh nginep sekalipun mungkin saya akan tetap enjoy menikmatinya – untungnya nggak pernah sampai nginep beneran. Hee.

Lanjutkan membaca “Panggil Saya Mbok Jum”