6 Tim SuperBand JTBC dan Penampilannya yang Mengagumkan

6 Tim SuperBand JTBC dan Penampilannya yang Mengagumkan Poster Resmi © SuperBand JTBC
Poster Resmi © SuperBand JTBC

SuperBand JTBC memang sudah berakhir, bahkan sudah mengumumkan pemenangnya, yaitu Hoppipolla. Namun, acara musik super gokil ini, rasanya masih belum kehilangan penikmatnya. Betapa tidak, jika musik Korea selama ini kerap direpresentasikan lewat Korean Popular Music alias KPOP yang banyak didominasi idol grup dan sebagian kecil lainnya solois, JTBC justru menghadirkan cara baru dalam menyuguhkan acara musik.

Lewat tayangan berjudul SuperBand, JTBC memboyong semua produser, instrumentalis, pemain musik, hingga vokalis muda bertalenta. Mereka diacak secara random, lalu ditantang memproduksi sebuah aransemen baru yang segar dari beberapa lagu terkenal di dunia. Walhasil, setiap tim mampu membuat pasang mata, termasuk juri, berdecak kagum melihat penampilan mereka.

baca: SuperBand JTBC dan Rekomendasi Seorang Kawan

Memasuki babak 6 besar, aturan baru pun diterapkan SuperBand JTBC. Setiap frontman, sebutan untuk musisi, produser, maupun vokalis yang kaya pengalaman di industri musik Korea dan turut berkompetisi di SuperBand, didapuk menjadi pentolan dan diberi wewenang memilih personel.

Hasilnya, dari 120 peserta, tersisa beberapa kontestan yang kemudian dibentuk dalam 6 tim dan berkompetisi di SuperBand JTBC hingga sampai ke final. Dari urutan pemenangnya, berikut 6 tim SuperBand JTBC dan penampilannya saat final yang mengagumkan:

1. Hoppípolla

SuperBand Hoppipolla | From left: Kim Young So, Ha Hyun Sang, I'IL, Hong Jin Ho © NYLON KOREA
SuperBand Hoppipolla | From left: Kim Young So, Ha Hyun Sang, I’IL, Hong Jin Ho © NYLON KOREA

Hoppípolla digawangi oleh I’LL (Vocal/Piano), Ha Hyun Sang (Vocal), Kim Young So (Guitar) dan Hong Jin Ho (Cello). Kemampuan I’LL menangani tim cukup diacungi jempol. Kehebatannya bukan saja mampu meramu musik-musik yang brilian, tetapi I’LL menjadi pentolan yang mampu memaksimalkan potensi setiap personel Hoppípolla.

Berkat I’LL pula Hyun Sang yang sempat minder, menjadi salah satu vokalis dengan penjiwaan terbaik di SuperBand JTBC. Hyun Sang dan I’LL bahkan jago banget mengaduk emosi penonton dengan penjiwaan pada setiap lagu yang mereka berikan.

baca: 10 Lagu Populer Ini Diaransemen Super Ciamik oleh Hoppipolla dari SuperBand JTBC

Permainan cello Jin Ho dan petikan melodi gitar Young So yang begitu berbakat, kian menjadikan Hoppípolla leluasa memikat hati para juri dan penonton SuperBand JTBC.

Hasilnya, mereka mengantongi nilai paling tinggi dan dinobatkan sebagai juara pertama SuperBand JTBC, setelah membawakan lagu More Light milik Linkin Park, Wake Me Up milik Aviici, serta Hoppipolla milik musisi Islandia, Sigur Rós.

Wake Me Up – Avicii by Hoppípolla (Cover)

More Light – Linkin Park by Hoppípolla (Cover)

Hoppípolla by Hoppípolla (Cover)

2. Lucy (루시)

SuperBand Lucy | From left: Shin Ye Chan, Shin Gwan Il, Cho Won Sang, Lee Ju Hyuk © NILON KOREA
SuperBand Lucy | From left: Shin Ye Chan, Shin Gwan Il, Cho Won Sang, Lee Ju Hyuk © NILON KOREA

Selalu ada tim kuda hitam dalam setiap kompetisi, dan di SuperBand JTBC Lucy adalah the dark horse. Lucy bermakna ‘sinar’, mereka berharap bisa menerangi dunia dengan lagu dan musik yang mereka ciptakan bersama Lucy. SuperBand Lucy digawangi oleh Shin Gwang Il (Vocal/Drum), Lee Ju Hyuk (Vocal/Guitar), Shin Ye Chan (Violin) dan Cho Won Sang (Bass).

Kombinasi suara unik Lee Ju Hyuk, yang diimbangi vokal Shin Gwang Il, ditambah permainan bass Cho Won Sang dan violin Shin Ye Chan, ternyata menghasilkan aransemen musik yang cukup ciamik. Hasilnya, mereka mampu melenggang ke final dengan skor yang cukup tinggi.

Walau harus puas menjadi runner up, tetapi Lucy membuktikan jika musik-musik yang mereka buat bisa membuat good mood, dengan melodi yang light but catchy. Persis seperti yang mereka harapkan, musik yang sanggup menerangi, membuat segalanya terasa lebih baik dan mendamaikan.

Di final SuperBand JTBC, Lucy membawakan lagu-lagu yang diaransemen sangat indah dengan sentuhan suara alam, seperti Cry Bird milik Tennyson, hingga lagu ciptaan Lucy sendiri untuk SuperBand JTBC yang rasanya cocok buat relaksasi, seperti Swim, Sleep (선잠: seonjam), serta Flare [새로운 출발의 신호탄: saeloun chulbal-ui sinhotan (signal of a new start)]

Cry Bird – Tennyson by Lucy (Cover)

Swim by Lucy (Self Composed)

Sleep (선잠) by Lucy (Self Composed)

Flare (새로운 출발의 신호탄) by Lucy (Self Composed)

3. Purple Rain (퍼플레인)

SuperBand PURPLE RAIN | From left: Yang Ji Wan, Inau, Jeong Gwang Hyeon, Chae Bo Hoon, Kim Ha Jin © NYLON KOREA
SuperBand PURPLE RAIN | From left: Yang Ji Wan, Inau, Jeong Gwang Hyeon, Chae Bo Hoon, Kim Ha Jin © NYLON KOREA

Bicara rock di SuperBand JTBC rasanya nggak bisa dilepaskan dari Purple Rain. Tim SuperBand ini digawangi Lee Na U/Inau (Piano), Jeong Gwang Hyeon (Drum), Chae Bo Hoon (Vocal), Yang Ji Wan (Guitar) dan Kim Ha Jin (Bass). Kombinasi suara rock Bo Hoon dengan aransemen musik yang cadas dari Inau dan tim, membuat aura rockstar Purple Rain nyaris selalu terpancar setiap kali tampil.

Kerennya, lagu-lagu yang mereka aransemen ulang bukan hanya dari genre classic rock dan metal, tetapi juga lagu ballad yang biasanya cocok untuk opera, tapi justru jadi gokil kala dibawakan Purple Rain.

Berkat aura rockstar ini pula, Purple Rain sanggup melaju ke final, meski harus puas menjadi juara ketiga. Selama di SuperBand JTBC, Purple Rain telah membawakan lagu-lagu seperti Dream On milik Aerosmith, Old and Wise milik The Alan Parsons Project, hingga Never Enough yang dinyanyikan Loren Allred untuk soundtrack film The Greatest Showman.

Dream On – Aerosmith by Purple Rain (Cover)

Old and Wise – The Alan Parsons Project (Cover)

Never Enough – Loren Allred (Cover)

4. Moné (모네)

SuperBand Moné|Clockwise, from left: Hoong Isaac, Zairo, Kim Woo Sung, Hwang Min Jae, Benji © NYLON KOREA
SuperBand Moné|Clockwise, from left: Hoong Isaac, Zairo, Kim Woo Sung, Hwang Min Jae, Benji © NYLON KOREA

Di SuperBand JTBC, Moné menjadi salah satu tim yang cukup difavoritkan. Terlebih hampir semua personelnya pernah menjadi frontman. Sebut saja Hong Isaac (Vocal/Keyboard), Kim Woo Sung (Guitar), Zairo (Vocal/Guitar), Hwang Min Jae (Drum) dan juga Benji (Vocal/Violin).

Uniknya, pengalaman di industri musik, justru bisa harmonis saat dipadukan jadi satu. Zairo yang menjadi pentolan Moné bisa membagi porsi vokal secara seimbang, terlebih selain Hwang Min Jae, semua personelnya adalah bisa bernyanyi dan punya karakter vokal yang beragam, bahkan Benji mampu nge-rap. Berkat aransemen musik yang enerjik, Moné yang juga bermakna ‘bulan’, sukses melenggang ke final.

Meski akhirnya popularitas tetap nggak mampu menjadikan mereka sebagai pemenang. Namun penampilan Moné yang intimate sekaligus enerjik selama di SuperBand JTBC nyaris sulit dilupakan. Terlebih Moné membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri untuk SuperBand JTBC, seperti Take Me Away (가져가: ga jyeo ga) dan Wooing (우잉), hingga I don’t Care ‘idc’.

Take Me Away (가져가) by Moné (Self Composed)

Wooing (우잉) by Moné (Self Composed)

I don’t Care ‘idc’ by Moné (Self Composed)

5. After Moon (애프터문)

SuperBand After Moon | From left: Kevin Oh, Lee Jung Hoon, Choi Young Jin, DPOLE © NYLON KOREA
SuperBand After Moon | From left: Kevin Oh, Lee Jung Hoon, Choi Young Jin, DPOLE © NYLON KOREA

Nggak sedikit yang menjagokan After Moon karena ada Kevin Oh (Guitar/Vocal), penyanyi muda multi talenta yang sudah malang melintang di industri musik Korea. Terlebih sebagai frontman, Kevin Oh juga meracik tim yang unik. Ia bahkan menggaet DPOLE (DJ/Special Instrument), selain Choi Young Jin (Drum) dan bassist band Rock Korea, NELL, Lee Jung Hoon (Bass) dalam After Moon, demi menghasilkan format band dengan warna yang berbeda.

Sayangnya After Moon harus pulang sebelum sampai ke final, setelah membawakan lagu Time After Time milik Cyndi Lauper dan lagu ciptaan After Moon untuk SuperBand JTBC: Before Sunrise.

Time After Time – Cyndi Lauper by After Moon (Cover)

Before Sunrise by After Moon (Self-Composed)

6. People on The Bridge (피플 온 더 브릿지)

SuperBand People on The Bridge|From left: Lee Chan Sol, Kang Kyung Yoon, Lim Hyun Bin, Kim Jun Hyup, Kim Hyung Woo © NYLON KOREA
SuperBand People on The Bridge|From left: Lee Chan Sol, Kang Kyung Yoon, Lim Hyun Bin, Kim Jun Hyup, Kim Hyung Woo © NYLON KOREA

Vocal yang kuat membuat Lee Chan Sol (Vocal) akhirnya didapuk menjadi frontman untuk tim terakhir SuperBand JTBC, People on The Bridge. Band ini digawangi Kim Jun Hyup (Guitar), Kang Kyung Yoon (Drum), Lim Hyun Bin (Guitar), dan Kim Hyung Woo (Bass).

Meski mereka selalu percaya diri dan kerap memunculkan musik-musik yang fresh, sayang harus berpuas berada di urutan buncit. People on The Bridge pun tereliminasi sebelum masuk final bersama After Moon, setelah mereka membawakan lagu Best of You milik Foo Fighters dan lagu ciptaan People on The Bridge sendiri untuk SuperBand JTBC, Find You Again.

Best of You – Foo Fighters by People on The Bridge

Find You Again by People on The Bridge (Self Composed)

Dari keenam SuperBand JTBC tersebut, kira-kira mana tim yang musiknya kalian sukai?

Iklan

BTS Akhirnya Berjumpa The Beatles dan The Monkees Berkat ‘Map of The Soul: Persona’

BTS Akhirnya Berjumpa The Beatles dan The Monkee Berkat 'Map of The Soul: Persona'
BTS © Big Hit Entertainment

BTS akhirnya memuncaki Billboard 200 setelah album terbaru mereka Map of The Soul: Persona kembali berada di urutan pertama. Sejak perilisan pertama, Map of The Soul: Persona terjual sebanyak 230.000 unit di Amerika Serikat berdasarkan laporan Nielsen Music.

Keberhasilan Map of The Soul: Persona bertengger di urutan pertama Billboard 200, hanya berselang sekitar 11 bulan sejak Love Yourself: Answer menduduki urutan satu Billboard 200 pada 8 September 2018, dan Love Yourself: Tear mendapatkan pencapaian serupa lebih dulu pada 2 Juni 2018.

Berkat pencapaian tersebut BTS akhirnya berjumpa dengan The Beatles dan The Monkees, sebagai grup dalam sejarah yang berhasil menduduki peringkat 1 pada Billboard 200 selama 3 kali berturut-turut dalam waktu tak lebih dari setahun.

Namun, jika dirunut secara lebih detail, BTS unggul seminggu lebih cepat mencetak rekor tersebut dari The Beatles yang berhasil bertengger di Billboard 200 dengan ketiga albumnya selama 11 bulan lebih satu minggu. Ketiga album The Beatles tersebut adalah Anthology 1, Anthology 2, dan Anthology 3 pada kurun waktu 9 Desember 1995 dan 16 November 1996.

baca: BTS Jadi Pemuncak Sejarah di Billboard World Digital Song Sales

BTS hanya kalah lebih cepat dari The Monkees yang menempatkan ketiga albumnya di urutan nomor satu Billboard 200 pada 1967 hanya dalam waktu 9 bulan lebih 3 minggu. Ketiga album The Monkees tersebut, antara lain More of the Monkees (11 Februari 1967), Headquarter (24 June 1967), dan Pisces, Aquarius, Capricon, and Jones LTD (2 Desember 1967).

Dengarkan lagu-lagu dari album Map of the Soul: Persona karya BTS di sini:

BTS Menambah Daftar Hits No 1 di Chart Billboard World Digital Song Sales

BTS Menambah Daftar Hits No 1 di Chart Billboard World Digital Song Sales © Big Hit Entertainment
BTS © Big Hit Entertainment

BTS seperti hampir setiap minggu mencetak rekor-rekor baru dengan lagu-lagu mereka di tangga lagu Billboard World Digital Song Sales. Hampir semua single yang mereka rilis berhasil menduduki peringkat pertama sebagai lagu internasional terlaris di tangga lagu Amerika Serikat tersebut.

baca: BTS Borong Penghargaan di Teen Choice Award 2019

Paling baru, single berbahasa Jepang mereka, Light, menjadi lagu ke-16 BTS yang memuncaki tangga lagu Billboard World Digital Song Sales.

Sebelumnya, BTS telah lebih dulu merilis beberapa single yang merupakan bagian dari soundtrack album berjudul BTS World. Dari lagu Heartbeat yang dibawakan oleh BTS, hingga beberapa hasil kolaborasi beberapa anggota BTS dengan beberapa penyanyi top dunia, seperti Dream Glow yang dinyanyikan Jin, Jungkook, Jimin BTS bersama Charlie XCX.

Lalu, ada A Brand New Day yang dibawakan J-HOPE dan V BTS bersama Zara Larsson, serta lagu All Night yang dibawakan RM, Suga bersama rapper Amerika Serikat, Juice World. Menariknya, masing-masing lagu yang menjadi soundtrack game mobile bernama serupa, BTS WORLD, mampu bertengger di urutan pertama secara bergantian setiap minggu di Billboard World Digital Song Sales.

baca: BTS Cetak Rekor Baru di Jepang Berkat Lagu ‘Light’

Mundur beberapa minggu sebelumnya, megahits BTS yang cukup booming tahun ini, Boy With Luv yang berkolaborasi dengan American Pop Star, Halsey juga tak ketinggalan memuncaki tangga lagu Billboard World Digital Song Sales di urutan pertama.

Jika ditotal secara keseluruhan, sepanjang karirnya sejak debut 2013 silam, BTS menjadi artis atau musisi pertama dalam sejarah yang lagunya paling banyak masuk Top 10 Hits Billboard World Digital Song Sales, yaitu sebanyak 75 lagu. Capaian ini pun diprediksi akan terus bertambah, seiring dengan dirilisnya lagu-lagu baru BTS beberapa waktu ke depan.

‘Spring Day’ BTS Jadi Lagu Terlama di Melon Weekly Chart

BTS bukan saja langganan menerima beragam penghargaan sebagai artis, tetapi lagu-lagu mereka pun dinikmati publik, sampai tak jarang mengukir prestasi sendiri.

Inilah yang sedang terjadi pada Spring Day. Single yang dirilis pada 13 Februari 2017 ini mampu bertahan pada Melon Weekly Chart selama 130 minggu. Melon sendiri merupakan salah satu platform musik streaming yang sangat populer di Korea Selatan.

Hebatnya, Spring Day tak pernah sekalipun keluar dari Top 100 tangga lagu Melon sekalipun. Rekor Spring Day itu pun berhasil mematahkan lagu milik Sam Smith, I’m Not The Only One di tangga lagu Melon.

Spring Day menjadi title track dalam repackage album BTS bertajuk You Never Walk Alone. Pada 2017 pula, Spring Day dinobatkan sebagai Song of The Year dalam ajang Melon Music Awards 2017.

Melalui music video (MV), Spring Day menjadi salah satu BTS yang menyuguhkan konsep cerita menarik dengan teori yang cukup mendalam. Dalam MV Spring Day terdapat neon sign bertuliskan “No Vacancy”.

Tulisan tersebut merujuk pada film The Helper (2012) yang dijadikan referensi. Dalam film tersebut dikisahkan ada 7 orang sahabat yang menginap di sebuah hotel dan dibunuh satu per satu. Tujuh sahabat ini merefleksikan anggota BTS yang terdiri dari 7 orang, yaitu RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook.

Baca: V BTS Rilis Lagu Baru, Cocok Didengarkan Buat yang Lagi Badmood

Bukan itu saja, dalam MV Spring Day juga bisa dijumpai tulisan “Omelas” yang ternyata berkaitan dengan cerita pendek “The Ones Who Walk Away from Omelas” karya Ursula K Le Guin yang dirilis pada 1973.

Garis ceritanya juga berkesinambungan dengan album sebelumnya, The Most Beautiful Moment in Life yang ditandai pantai sebagai set cerita. Pada album sebelumnya diceritakan jika hanya karakter Jin BTS satu-satunya yang masih bertahan hidup.

Cerita diperkuat dengan Jimin BTS dalam MV Spring Day yang membawa sepatu, lantas digantungkan di pohon. Di Korea Selatan, menggantung sepatu di pohon biasanya dilakukan untuk mengenang kematian seseorang, terlebih jika orang tersebut meninggal dalam kecelakaan yang jasadnya tak kunjung ditemukan atau tak jelas rimbanya.

Sementara, hanya Jin BTS yang mengenakan sepatu, yang mana bisa diartikan dialah satu-satunya karakter yang masih hidup dalam MV Spring Day. Rangkaian garis cerita ‘raksasa’ BTS ini lantas saling berkaitan dalam lingkup lebih luas, yang selanjutnya disebut sebagai Bangtan/BTS Universe.

Dengarkan lagu Spring Day milik BTS lewat Spotify di bawah ini:

BTS Menang Besar di Teen Choice Awards 2019

BTS kembali membawa pulang penghargaan dari ajang Teen Choice Awards 2019. Acara seremonial yang dilangsungkan di Hermosa Beach, California, Amerika Serikat itu digelar 11 Agustus 2019 waktu setempat.

Tak tanggung-tanggung, BTS memborong 4 penghargaan sekaligus. Pertama, lagu kolaborasi mereka bersama Halsey yang menjadi salah satu hits 2019, Boy With Luv mendapatkan penghargaan kategori Choice Collaboration.

Sebagai informasi, music video (MV) Boy With Luv menjadi lagu yang paling banyak ditonton selama 24 jam, yaitu 74,6 juta kali, sejak pertama kali perilisannya.

Kemudian, tur dunia BTS, “Love Yourself: Speak Yourself” terpilih sebagai Choice Summer Tour. Berulang kali BTS memecahkan rekor Billboard Hot Tours dengan “Love Yourself: Speak Yourself” termasuk rangkaian konser berskala stadion BTS di Jepang.

Selain BTS yang terpilih sebagai pemenang Choice International Artist, fans mereka ARMY juga terpilih sebagai pemenang Choice Fandom.

Meski menang besar di Teen Choice Awards 2019, BTS tidak menghadiri langsung gelaran penghargaan tersebut, setelah memutuskan hiatus untuk sementara waktu.

BTS akan kembali ke industri musik Oktober mendatang untuk melanjutkan rangkaian tur dunia mereka di Riyadh, Arab Saudi, dan Seoul, Korea Selatan.