10 Fakta MONO RM BTS dan Korelasinya dengan Kehidupan


Potongan MV Forever Rain dari MONO RM BTS ยฉ BigHit Entertainment
Potongan MV Forever Rain dari MONO RM BTS ยฉ BigHit Entertainment

BTS memiliki member yang jago bikin lagu. Salah satunya adalah RM BTS, yang tak lain adalah rapper sekaligus leader grup yang didaulat TIME sebagai Next Generation Leader tersebut. Menariknya, selain aktif menulis dan menciptakan album-album BTS, RM juga rajin menulis albumnya sendiri. Termasuk album terakhir RM BTS yang cukup fenomenal, MONO.

Secara pribadi, MONO karya RM BTS adalah album korea pertama yang saya dengar tanpa sengaja lewat playlist di Apple Music. Hal pertama yang menarik saya adalah musiknya yang benar-benar mampu membuat saya selalu rileks saat mendengarkannya.

Ajaibnya, dari lagu pertama sampai terakhir seolah berkesinambungan. Bahkan MONO RM BTS seperti seperti alur cerita, yang berisi cerita awal, konflik, komplikasi, klimaks, leraian, hingga penyelesaian. Saya bisa memahami itu lantaran sebagian besar liriknya berbahasa Inggris.

Malah, saya tak pernah mengira, jika RM sang penulis album ini adalah member BTS, yang saat itu hanya saya tahu sekelumit. Itulah kenapa saya ingin membagikan beberapa informasi tentang MONO, kendati album ini tak sepopuler album-album BTS lainnya. Namun, buat saya MONO adalah sebuah masterpiece.

Berikut 10 fakta MONO RM BTS yang menarik untuk diketahui.

1. MONO Diakui RM BTS Lebih Cocok Disebut Playlist

Umumnya member BTS merilis projek album individunya dalam bentuk mixtape. Namun, alih-alih menyebutnya mixtape, RM BTS lebih tepat menamakan albumnya sebagai playlist. Ini karena antara satu lagu dengan yang lainnya saling berkesinambungan, baik musik maupun liriknya, sehingga mampu memberikan efek yang utuh layaknya sebuah playlist musik. Misalnya, saya jadi merasa rileks karena MONO ini mirip playlist musik yang chills. Di sinilah kejeniusan otak RM BTS bekerja dalam meramu musik dan lagunya sendiri. MONO menjadi salah satu mahakarya emasnya setelah digarap 3 tahun lamanya.

2. MONO Terdiri dari 7 Lagu

MONO RM BTS memiliki 7 track list yang sebagian besar bergenre Hip-Hop. Judul-judulnya pun unik. Dari Tokyo, Seoul (prod. HONNE), Moonchild, Badbye (with AEON), Uhgood, Everythingoes (with NELL) dan dipungkasi dengan Forever Rain. Total durasi ketujuh lagu tersebut jika didengarkan secara berurutan dalam MONO sepanjang 24 menit 53 detik.

3. Mono Memiliki 3 Music Video

MONO bukan saja hadir dalam format audio. RM BTS secara mengejutkan ternyata juga merilis Music Video (MV) bukan hanya untuk 1 lagu, melainkan untuk 3 lagu sekaligus dalam MONO. Lagu Forever Rain mendapatkan MV lebih dulu dengan ilustrasi surealis dalam bentuk animasi monokrom. Disusul Seoul dengan MV serupa video perjalanan berkeliling kota Seoul. Serta, yang terakhir Moonchild dengan format lirik video.

4. MONO Dirilis Secara Gratis

RM BTS boleh dibilang kini seorang miliader, tetapi amat jarang bagi musisi manapun yang membagikan albumnya secara gratis. Namun, MONO yang dirilis pada 23 Oktober 2018 justru hadir dalam format file yang bisa diunduh secara cuma-cuma, maupun didengarkan secara suka-suka tanpa perlu keluar biaya sepeser pun, selain kuota internet, lewat SoundCloud.

5. MONO Dirilis Tanpa Promo

Selain gratis, MONO juga dirilis tanpa promosi sama sekali. Bahkan, RM BTS tak memberikan clue sedikit pun jika bakal merilis sebuah album atau semacamnya. RM BTS justru merilis MONO secara tiba-tiba di tengah Love Yourself World Tour bersama BTS. Spontan, bikin fans heboh, sampai menjadi trending topic secara global di Twitter.

6. MONO Memecahkan Rekor iTunes di Seluruh Dunia

Alih-alih rugi, RM BTS justru mendapatkan prestasi baru berkat album karyanya sendiri. Fans RM BTS, yang sebagian besar ARMY, justru memilih mendengarkan lagu-lagu MONO lewat platform musik berbayar, seperti iTunes. Fans ingin RM BTS tahu, jika lagu-lagunya layak untuk dihargai mahal. Hasilnya, MONO mampu bertengger pada posisi pertama iTunes Album Chart di 91 negara. Pencapaian ini bahkan mampu menumbangkan rekor BTS dengan album Love Yourself: Tear, dan menjadikan RM BTS sebagai artis Korea pertama yang mendapatkannya hingga sejauh ini.

7. MONO Berhasil Masuk Billboard 200

Sangat sulit sebuah album menembus Billboard 200 yang dikenal sebagai salah satu tolok ukur album tersukses di Amerika Serikat, bahkan di dunia. Lebih-lebih jika album tersebut tidak dirilis dalam format fisik juga. Namun, penjualan digital MONO terbilang sukses, lantaran mampu mengantarkan album gratisan ini bertengger pada urutan 26 dalam Billboard 200. Prestasi gemilang ini pun mampu menggeser rekor J-Hope BTS sebagai artis solo Korea dengan peringkat tertinggi di Billboard 200 sebelumnya, berkat albumnya HOPE WORLD pada posisi 38. RM BTS pun sampai ini masih memegang rekor artis Korea dengan peringkat album tertinggi di Billboard 200 berkat MONO.

8. MONO Berjaya di Inggris

MONO bukan saja memikat penikmat musik di Amerika Serikat, di Inggris MONO juga menorehkan prestasi gemilang. Pada Official Album Downloads Top 100, MONO berhasil debut pada peringkat ke-2. Hal ini menjadikan RM BTS sebagai artis Korea dengan rangking tertinggi dalam chart album di Inggris tersebut.

9. MONO Mendapatkan Kritik Positif

MTV menggambarkan MONO sebagai kombinasi musik yang mampu mewakili kesedihan, kesendirian, hingga lelah dengan kehidupan yang sedang dihadapi. Bahkan, lagu Tokyo dan Seoul benar-benar menjelaskan sisi insecure seorang RM BTS.

Sementara Vulture menyebut MONO sebagai terapi gratis yang dibutuhkan jiwa dan raga. Vulture bahkan mengibaratkan, mendengarkan MONO sama seperti berendam dalam air hangat, bukan saja membersihkan, tetapi juga menangkan. Sematan “The Slowest of Bangers” dan “Moody Bops” tak luput diberikan Vulture untuk lagu Forever Rain.

Billboard menjuluki Moonchild sebagai “Smooth Bilingual Alternatife R&B Track” yang cocok dijadikan pelipur lara, menganggap Badbye sebagai obat kesedihan, serta Uhgood yang mampu membuat pendengarnya jadi berkontemplasi.

Hollywood Life menyebut Forever Rain sebagai lagu dengan lirik yang sangat jujur. Serta, CelebMix melabeli MONO sebagai wujud nyata kejeniusan seorang pria bernama Kim Namjoon (nama asli RM BTS) yang menggambarkan perasaannya, hingga menjadikan MONO sebagai salah satu album terbaik di zamannya.

10. MONO Menjadi Kontemplasi RM BTS

MONO menunjukkan kontemplasi RM BTS dalam menyikapi kondisi dunia. RM BTS tak lagi mengkritisi masyarakat atau dunia secara berapi-api layaknya anak muda, tetapi menghadirkan keluh kesahnya lewat lagu-lagu yang mampu mencurahkan isi hatinya. Dan, itu gamblang terpampang dalam MONO.

Bagaimana RM BTS mengeluhkan kehidupan dalam lagu Tokyo. Bagaimana RM BTS menggambarkan rasa cinta dan benci dalam kehidupan lewat lagu Seoul. Bagaimana RM BTS menggambar pandangannya soal kesulitan dan kontradiksi hidup dalam Moonchild. Bagaimana RM BTS merasakan kelamnya hidup dalam Badbye. Bagaimana RM BTS membicarakan rasa tak nyaman dan kesepian lewat lagu Uhgood. Bagaimana RM BTS ingin semua hal buruk termasuk rasa sakit yang dialaminya bisa berlalu melalui lagu Everythingoes. Hingga, bagaimana RM BTS ingin menyembunyikan kesedihan sekaligus tetap menjadi dirinya sendiri lewat lagu Forever Rain.

Semua lirik tersebut kebetulan sambung dengan kehidupan yang saya alami, sehingga saat mendengarkan MONO saya merasa ada yang mewakili. Kadang tak semua orang bisa mengungkapkan kesedihannya, sama dengan RM BTS saya juga mengalaminya. Termasuk berpura-pura bahagia, padahal justru sedang dilema. Namun, pada akhirnya saya ikut tersadar, jika segetir apapun hidup yang saya alami, hanya saya sendiri yang mampu memahami. Di sinilah saya mulai mengerti jika menghargai diri sendiri itu perlu.

Mau coba mendengarkannya? Silakan mendengarkan lagu-lagu terbaik dari MONO di bawah ini:

Diterbitkan oleh

Iwan Tantomi

A strong walker who likes to travel and eat Indonesian foods. Also a professional editor, a blogger, a man behind the camera. And, wanna friendship with me?

11 tanggapan untuk “10 Fakta MONO RM BTS dan Korelasinya dengan Kehidupan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.