Ada Bukit Delight, Kapan Mau Main ke Malang?

Bukit Delight itu OK tempatnya. Bukit Delight itu cozy suasananya. Bukit Delight itu enak makanannya. Bukit Delight itu Instagramable pokoknya.

Woyngomongin Bukit Delight mulu, itu apaan sih? Pertanyaan bagus. Dari namanya memang bakal bikin orang bertanya-tanya. Dikatakan bukit sungguhan memang iya. Disebut enak juga benar adanya. Tapi, nggak ada kaitannya dengan Sensasi Delight lho, ya.

Jadi, Bukit Delight itu kafe baru yang lokasinya di perbukitan Kota Malang. Tepatnya di Jalan Raya Joyoagung Malang. Itu tuh jalan yang mau ke Villa Bukit Tidar atau Perumahan Graha Dewata Malang. Gampangnya, kafe ini lokasinya sebelum kafe Cokelat Klasik Merjosari.

Baru denger?

Meski kamu bukan influencer, foodies atau blogger ngehits yang update banget tentang segala yang berbau kekinian kayak mereka (👆), tenang. Kamu nggak kudet kok, tapi memang kafe ini baru soft opening tanggal 10 Oktober 2016. Saking barunya, kafe dibuka jam 5 sore, eh, saya baru diundang jam 1 siang dan baru konfirmasi jam 3 sore. Mendadak dong? Uh, banget. Sampai-sampai nggak bawa kamera, karena baterainya abis dan belum sempet disetrum lagi. Jadi, jangan dikomplain, ya, jika fotonya ala kadarnya. 😂

Emm, apa sih yang menarik dari Bukit Delight?

Hadir jauh dari pusat kota, Bukit Delight menawarkan pemandangan alam yang menawan. Dan, benar, dari kafe ini beberapa gunung, seperti Arjuna, Panderman dan Gunung Banyak dapat terlihat jelas. Tambahan udara sejuk dipadu dengan alunan musik akustik dan jazz jadi bonus buat pengunjung. Karena jadi mengingatkan jazz gunung Bromo yang tersohor itu.

Nuansa kian cozy karena Febri Pradana (topi hitam), owner Bukit Delight, menghadirkan konsep kafe yang unik. Kafe dibikin outdoor dengan dekorasi lampu hias yang juga difungsikan sebagai penerang. Bangku kayu berbahan jati makin menonjolkan sisi natural kafe ini. 

Apalagi di bagian kiri kanan outdoor areanya diapit pohon jati yang ditata menarik, sehingga tampak asyik dilihat. Bagian stage juga nggak kalah keren. Dibuat terbuka dengan ornamen bambu yang lagi-lagi menonjolkan kesan kuat konsep back to nature di kafe ini.

Selain area outdoor, Bukit Delight juga menyediakan area semi indoor yang terletak bersebelahan. Secara keseluruhan kedua area ini mampu menampung 150 orang. Yang bikin asyik, area indoor didesain dengan kombinasi warna yang lebih pop dan corak yang lebih atraktif. Memadukan simbol dan mural untuk ornamen dinding, bahkan kursinya. 

Nggak heran deh pas soft opening aja sudah banyak yang keranjingan selfie. Bahkan, kalau boleh tebak-tebakan dalam hitungan hari saja spot Instagramable di Bukit Delight (Instagram: @bukitdelight), ini bakal viral diserbu orang. Tapi, mas Brek (twitter: @brekrawsky), panggilan akrab Febri, nggak mau kafenya hanya dijadiin jujukan foto doang.

Maka, disajikanlah jamuan berkesan.

Dengan lokasi di bukit plus hawa sejuk Kota Malang, sebenarnya apapun yang disajikan bawaannya bakal enak. Karena pada suhu dingin, rasa lapar dan pengin ngemil biasanya suka memberontak.

Untungnya banyak menu utama di Bukit Delight serba anget. Termasuk yang paling direkomendasikan Nasgor Delight, Noodle Delight, dan Rice Bowl Black Peppers. Porsinya lumayan jumbo, sehingga buat kamu-kamu yang lapar atau seharian belum makan bisa deh melipir ke sini. Pelayannya siap tuh muasin kamu. 

Soal rasa, relatif lah. Cuma, yang saya garis bawahi: nasgornya punel nggak berminyak kayak nasgor gerobak dorong, tekstur mienya lembut, dan black peppernya kerasa banget. Dari semua sajian, sebenarnya saya ngefans banget sama hot chocolate di Bukit Delight ini. Nggak encer atau kental kebangetan. Pas di lidah, pas pula dengan suasananya.

Nah, buat kamu yang berencana hangout atau malam mingguan, Bukit Delight ini bisa dijadikan jujukan yang pas juga buat mempercantik feed Instagram. Jam bukanya mulai 3 sore sampai 12 malam. 

Oya, ada kabar gembira nih. Tanggal 22 Oktober 2016, Bukit Delight bakal gelar grand opening. Dan, buat kamu-kamu yang lagi ada di Malang plus ngefans berat sama Pasto dan Blink (vocal grup) jangan lupa hadir, ya, karena mereka juga bakal ngeramein lho.

So, kapan kamu mau main ke Malang?

Advertisements

30 thoughts on “Ada Bukit Delight, Kapan Mau Main ke Malang?

  1. ami says:

    hi tom! gw mau ke batu libur lebaran ntar. kalo gw nginep di Tlogomas Guest House kira kira bakal lama g perjalanan ke BNS, Museum Angkutan, jatimpark, dan selekta. terus, tempat wisata petik apel yang paling oke dimana ya? secara gw bawa nyokap. 🙂 mkasih banyak tom

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s