Luhur Melayani Negeri, Prestasi BNI jadi Kebanggaan Bangsa

wisma 46

Wisma 46 sebagai gedung tertinggi di Indonesia, sekaligus ikon kemajuan BNI [Hak Milik Foto: Photobucket]

Coba tebak, bank apa yang bisa kamu sebutkan dari warna oranye dan tosca?

Oranye dan tosca ya, BNI?

BNI, bukan?

Emm, BNI?

BNI… BNI… BNI…

Bank Negara Indonesia atau BNI, begitulah kebanyakan orang akan menjawab bila dihadapkan dengan nama bank yang identik dengan warna oranye dan tosca. Bukan sebatas anggapan atau pandangan masyarakat, kedua warna ini memang sudah menjadi identitas BNI. Terhitung setelah terjadinya krisis keuangan yang melanda Asia tahun 1998, BNI memang gencar melakukan program restrukturisasi atau penataan kembali. Tujuannya untuk membangun dan memperkuat reputasi BNI kepada masyarakat yang sempat menurun pasca krisis moneter. Salah satu langkahnya dengan melakukan rebranding identitas BNI, yaitu penambahan angka ‘46’ tepat di depan tulisan ‘BNI’.

Di tulisan ’46 BNI’ inilah warna oranye dan tosca selanjutnya menjadi warna dasar sekaligus identitas baru yang lebih dikenal masyarakat hingga sekarang. Warna tosca dipilih sebagai simbol kekuatan, keunikan dan kekokohan BNI. Sementara warna oranye bermula dari angka ’46’ yang ada dalam kotak oranye. Dengan peletakan angka secara diagonal, menunjukkan BNI baru yang lebih modern.

logo 46 BNI

46 BNI merupakan identitas korporat baru BNI pasca krisis keuangan 1998 [Hak Milik Foto: Senayan City]

Lantas, kenapa memilih angka ’46’?

Oya, kalau Bank Negara Indonesia disingkat BNI, mungkin sebagian besar masyarakat sudah banyak yang mengerti. Namun, asal-asul penggunaan angka ‘46’ sebagai identitas baru BNI, mungkin masih banyak yang belum tahu. Angka ‘46’ diambil dari 1946 yang tak lain merupakan tahun kali pertama berdirinya bank yang sekarang masuk BUMN ini. Menurut sejarah, BNI didirikan pada tanggal 5 Juli 1946 dengan nama resmi PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk.

Kelahiran BNI tahun 1946 juga menandai berdirinya bank pertama milik negara yang dibentuk setelah kemerdekaan Indonesia. Di tahun yang sama, BNI juga sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955. Karena perannya sebagai bank sentral, pada tanggal 30 Oktober 1946, BNI berkesempatan mengedarkan alat pembayaran pertama Pemerintah Indonesia yang bernama Oeang Republik Indonesia (ORI).

ORI

Tampilan 1 Rupiah seri Oeang Republik Indonesia (ORI) [Hak Milik Foto: rbbanknotes]

Seiring perkembangannya, peran bank sentral digantikan oleh De Javache Bank yang sekarang menjadi Bank Indonesia, sejak tahun 1949. Sementara bank BNI ditetapkan sebagai bank pembangunan sekaligus bertindak menjadi bank devisa pada tahun 1950. Berkat status yang disandangnya, BNI memiliki akses langsung bertransaksi ke luar negeri. Hingga pada tahun 1955, untuk kali pertamanya BNI membuka kantor cabang di luar negeri, tepatnya di Singapura.

Sebagai ‘proklamator’ perbankan nasional, peran BNI bagi masyarakat dari tahun ke tahun tentulah tidak sedikit. Sejak era 1960-an, BNI terus memberikan pelayanan perbankan di semua lapisan masyarakat Indonesia. Sebut saja Bank Terapung sebagai wujud pelayanan BNI untuk masyarakat yang tinggal di Kepulauan Riau maupun daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi darat seperti Kalimantan. Ada pula BNI Keliling sebagai upaya proaktif untuk mengajak masyarakat gemar menabung melalui pelayanan perbankan di mobil keliling.

Keseriusan BNI dalam melayani masyarakat, juga diwujudkan dengan membidik segmentasi nasabah khusus, seperti Bank Sarinah yang diperuntukkan untuk nasabah perempuan. Bahkan, BNI memaksimalkan pelayanannya dengan menghadirkan semua petugas perempuan di Bank Sarinah. Guna mengajarkan kebiasaan gemar menabung sejak dini, BNI menghadirkan pelayanan khusus untuk anak-anak yang dikenal sebagai Bank Bocah. Peran BNI di bidang pendidikan, semakin matang dengan membuka Kantor Kas Pembantu di hampir seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka di Indonesia.

logo awal BNI

Logo Awal BNI 1946

Sebelum penggunaan tulisan ’46 BNI’, identitas korporat BNI yang pertama sejak didirikan berupa lingkaran warna merah dengan tulisan BNI 1946 berwarna emas. Identitas tersebut melambangkan persatuan, keberanian dan patriotisme sebagai refleksi semangat BNI di masa perjuangan. Memasuki tahun 1988, identitas korporat BNI berubah menjadi logo layar kapal dan gelombang.

Layar kapal merepresentasikan posisi bank BNI sebagai Bank Pemerintah Indonesia yang siap memasuki pasar keuangan dunia dengan beberapa kantor cabang di luar negeri. Sedangkan gelombang, mencerminkan langkah dinamis BNI sebagai bank komersial negara yang berorientasi pada pasar. Barulah pasca perekonomian nasional terkena imbas krisis keuangan Asia 1998, BNI menampilkan wajah baru dengan identitas korporat berupa tulisan ’46 BNI’.

Setelah sempat dilanda dampak perbankan nasional yang lesu, BNI terus membenahi diri agar bisa menjadi bank yang paling unggul di industri perbankan nasional maupun internasional. Berkat pelayanan berkualitas yang diberikan, beberapa tahun terakhir BNI mendapatkan beragam penghargaan baik skala nasional, regional maupun internasional. Puncak prestasi BNI sebagai bank berkualitas dan unggul secara berturut-turut terjadi sepanjang tahun 2014.

Januari 2014

Di awal tahun 2014, BNI mendapatkan penghargaan The Best Remittances Provider of the Year in Southeast Asia untuk yang kelima kalinya dari Alpha Southeast Asia Magazine. Majalah yang berkantor di Kuala Lumpur ini juga mendapuk BNI sebagai Best Cash Management Solution of the Year in Southeast Asia untuk yang ketiga kalinya. Hebatnya dua penghargaan yang diberikan tanggal 23 Januari 2014 ini diperoleh BNI secara berturut-turut.

Februari 2014

gatot m

Gatot M Suwondo, CEO BNI, dinobatkan sebagai Direktur Utama BUMN Paling Inspiratif pada Februari 2014 [Hak Milik Foto: Antara News]

Sebulan berselang, lagi-lagi BNI kembali menorehkan prestasi membanggakan. Bukan hanya korporasi, kali ini CEO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dinobatkan menjadi Most Inspirational CEO BUMN dari Mens Obsession Awards 2014. Gatot M Suwondo, menerima penghargaan ini di Jakarta pada tanggal 14 Februari 2014. Masih di bulan yang sama, Majalah Asiamoney Hongkong mendapuk BNI dengan beberapa penghargaan sekaligus. Indonesia Best Overall Corporate Governance, Indonesia Best for Disclosure and Transparency, Indonesia Best for Investor Relations, Indonesia Best for Shareholder’s Right and Equitable Treatment, serta Indonesia Best for Responsibilities and Ethical Behaviour of Management and The Board of Director, sukses diboyong BNI pada tanggal 27 Februari 2014.

April 2014

Oleh karena memiliki banyak kantor cabang di luar negeri, BNI tidak pernah sepi dari penghargaan internasional. Setelah Kuala Lumpur dan Hongkong, di bulan ini giliran Singapura yang memberikan penghargaan kepada BNI. Tepatnya pada tanggal 2 April 2014, The Corporate Treasurer 2013, mendapuk BNI sebagai Best Cash Management Bank for Indonesia dalam Asia-Pacific Country Transaction Bank Awards di Singapura.

Mei 2014

Di bulan ini, BNI mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Pada 5 Mei 2014, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberikan Sertifikat Akreditasi A atau ISTIMEWA kepada BNI. Menjadi sebuah kebanggaan karena BNI adalah bank pertama yang menerima akreditasi tersebut. Tiga hari setelahnya atau pada tanggal 8 Mei 2014, Majalah Investor Jakarta menobatkan BNI sebagai The Best Emiten Sektor Perbankan. Baru pada tanggal 21 Mei 2014, The Asian Banker Transaction Banking Awards, menghadiahi BNI sebagai The Best Trade Finance Bank in Indonesia dan The Leading Counterparty Bank in Indonesia. Penghargaan yang diberikan di Kuala Lumpur ini juga pernah diperoleh BNI pada tahun 2013.

Juni 2014

Tampaknya tahun 2014 menjadi keberuntungan BNI. Bagaimana tidak, hanya berselang beberapa hari, di awal Juni BNI sudah diberondong tujuh penghargaan bergengsi sekaligus. Dari 8 kategori kompetisi Contact Center World se-Asia-Pasifik, 7 kategori berhasil disabet BNI Contact Center. Empat di antaranya memperoleh Peringkat Gold, yaitu Best Analyst, Best Contact Center Support Professional HR, Best Help Desk dan Best in Costumer Service. Penghargaan bergengsi ini diterima BNI di Singapura pada tanggal 2-6 Juni 2014. Seminggu berikutnya, tepatnya 13 Juni 2014, Marketing Research Indonesia (MRI) memberikan peringkat kedua kepada BNI pada penghargaan Bangking Service Excellence Monitor (BSEM) 2014 di Jakarta.

Juli 2014

Tak kalah dari bulan-bulan sebelumnya, di bulan Juli, Indonesia MAKE Study 2014, mendapuk BNI sebagai Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) pada tanggal 16 Juli 2014 di Jakarta.

Agustus 2014

antarafoto-BNI-forbes-220512

BNI menerima penghargaan dari Majalah Forbes sebagai The World’s Largest Public Companies [Hak Milik Foto: Antara Foto]

Sebulan berikutnya, giliran Majalah Forbes menganugerahkan The World’s Largest Public Companies kepada BNI. Penghargaan yang didasarkan rangking Forbes Global 2000 ini diberikan kepada BNI pada tanggal 19 Agustus 2014 di Jakarta.

September 2014

Pencapaian yang diperoleh BNI ini ternyata berlanjut hingga bulan September. Pada sebuah acara yang bertajuk Awarding Ceremony Best Project: Indonesia Best Continuous Improvement Project 2014, BNI berhasil menerima penghargaan Gold Achievement OpexCon Award. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 19 September 2014 di Jakarta. Pada tanggal 25 September 2014, BNI kembali meraih penghargaan internasional dari Hongkong. Majalah Asiamoney menyematkan beberapa penghargaan kepada BNI, antara lain The Best Local Cash Management Bank in Indonesia, The Best Overall Domestic Cash Management Service dan The Best Cross Border Management Service. Penghargaan ini diperoleh BNI pada tanggal 25 September 2015.

Oktober 2014

Di bulan ke-10 ini, BNI masih saja menerima penghargaan membanggakan. Annual Report Award (ARA) mentasbihkan BNI di peringkat teratas sebagai BUMN Keuangan Listed. Peringkat atas ini juga diperoleh BNI pada kategori Dana Pensiun untuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI. Penghargaan ini berhasil diperoleh BNI di Jakarta pada tanggal 16 Oktober 2014. Hebatnya, sehari setelahnya atau pada tanggal 17 Oktober 2014 Tempo Group dan Indonesia Banking School mengukuhkan BNI sebagai The Most Reliable Bank untuk kategori bank konvensional dengan aset di atas Rp 100 triliun.

November 2014

Memasuki penghujung tahun 2014, BNI sukses menggondol dua medali emas untuk kategori Best Analyst Contact Center dan Best Contact Center Support. Di ajang yang bernama Contact Center World ini, BNI juga berhasil meraih medali perak untuk kategori Best Customer Service in Mid-size Inhouse dan medali perunggu untuk Best Help Desk. Ajang bergengsi tingkat dunia ini diselenggarakan pada tanggal 10-15 November 2014 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Desember 2014

Didaulat sebagai Bank Persepsi dengan Layanan Penerimaan Negara Terbaik 2014 dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia, kian melengkapi prestasi BNI sepanjang tahun 2014. Di sisi lain, Kementrian Kelautan dan Perikanan RI juga tidak mau kalah memberikan penghargaan kepada BNI. Di tanggal yang sama, 4 Desember 2014, BNI dianugerahi Adibakti Mina Bahari Tingkat Nasional 2014. Sebagai penutup prestasi di akhir tahun, pada tanggal 20 Desember 2014, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan penghargaan Terbaik Pertama Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) untuk Produk Inovatif BNI Debit Online.

alpha 2

CEO Alpha Southeast Asia, Siddiq Bazarwala (kanan), menyerahkan penghargaan kepada BNI, yang diwakili oleh Direktur Business Banking BNI, Krishna Suparto. [Hak Milik Foto: Antara Foto]

Betapa luar biasanya prestasi yang diukir BNI sejak kali pertama berdiri. Tidak saja berhenti di tahun 2014, pada tahun 2015, BNI masih menunjukkan taringnya sebagai salah satu bank milik negara yang sarat prestasi. Terbukti segudang prestasi kembali diraih BNI pada tahun 2015.

Januari 2015

Kesuksesan mengukir prestasi di tahun 2014, ternyata mampu mengekor hingga tahun 2015. Pada tanggal 29 Januari 2015, Alpha Southeast Asia Magazine Kuala Lumpur, menobatkan BNI sebagai Best Remittance Provider in ASEAN, Best Payable Solution of The Year in ASEAN, Best Trade Solution of The Year in ASEAN, Best Loan Deal of The Year in ASEAN, serta Best Cross Border M&A Deal of The Year in ASEAN.

Februari 2015

Di bulan kedua tahun ini, giliran Pricewaterhouse Coopers (PwC), Kadin Indonesia dan Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) mendapuk BNI sebagai Pioneer in Green Finance in Indonesia. Penghargaan tersebut diterima BNI pada tanggal 25 Februari 2015 dalam ajang SBA Award. Sebelumnya, pada tanggal 13 Februari 2015, Majalah Marketing sudah lebih dulu menyematkan Top Brand Award untuk produk BNI Taplus Anak dan BNI Tapenas.

Dari luar negeri, Majalah Asiamoney Hongkong tampaknya begitu apresiatif terhadap BNI. Sama seperti penghargaan yang diterima BNI pada bulan Februari tahun lalu. Tahun ini Asiamoney kembali mendapuk BNI sebagai Indonesia Best Overall Corporate Governance, Indonesia Best for Disclosure and Transparency, Indonesia Best for Investor Relations serta Indonesia Best for Shareholder’s Right and Equitable Treatment.

Maret 2015

Usia mendapatkan penghargaan berjibun di bulan Februari, BNI masih dibikin bangga oleh iSentia dan Infobank Jakarta. Tepatnya pada tanggal 26 Maret 2015, produk BNI Taplus dan Kartu Debut BNI menduduki peringkat pertama Digital Brand of The Years.

April 2015

Sebagai tindak lanjut kuesioner Asian Banker yang diberikan pada Desember 2014 silam, jawaban yang disampaikan BNI berhasil mengukuhkannya sebagai Best Cash Management Bank in Indonesia. Penghargaan yang diberikan pada acara 16th Asian Banker Summit di Hongkong Convention and Exhibition Center, pada tanggal 14 April 2015 ini, juga menjadikan BNI sebagai Leading Counterparty Bank in Indonesia pada tahun 2015. Rangkaian penghargaan yang bertajuk The Asian Banker Transactional Banking Award ini merupakan hasil seleksi ketat dari semua pelaku industri perbankan di Asia-Pasifik.

Juni 2015

Sebulan sebelum Ramadan, BNI masih dipercaya kualitasnya sebagai pelaku perbankan nasional yang berpengalaman. Hal ini terbukti dari diraihnya penghargaan The Performance Walk in Channel dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara Bangking Service Excellence 2015. Acara penghargaan yang juga menobatkan Bank Mandiri sebagai Best Bank in Service Excellence ini, diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 2015 di Jakarta.

BP_BB_award

Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo dan segudang prestasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk [Hak Milik Foto: BNI]

Banyaknya prestasi yang datang silih berganti, membuktikan jika BNI sudah berhasil mengaplikasikan misinya. Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada seluruh nasabah, meningkatkan nilai investasi bagi investor, meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan dan komunitas, serta menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik. Semua sudah dibuktikan dengan segudang penghargaan, hingga mampu menjadikan BNI sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi bagi segenap karyawannya.

Berkat segudang prestasi yang diterimanya pula, Bank Negara Indonesia mampu menjadi bank yang unggul, terkemuka dan terdepan dalam layanan dan kinerja. Kini, Esok dan seterusnya BNI akan selalu melayani negeri, sekaligus menjadi kebanggan bangsa.

Referensi:

Sejarah BNI

Penghargaan BNI

BNI masih Tetap yang Terbaik

Penghargaan dari Alpha Southeast Asia untuk BNI

Penilaian Asian Banker 2015

Financial Group BNI Terbaik se-ASEAN

BNI dan Bank Mandiri Meraih Penghargaan Terbaik

Visi dan Misi BNI

2 thoughts on “Luhur Melayani Negeri, Prestasi BNI jadi Kebanggaan Bangsa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s